Sabtu, 15 Agustus 2026

Ketua Komite MT Pemilihan Sekda Cilegon Definitif Sebut Rekam Jejak Calon tidak Masuk Penilaian

Ketua Komite Manajemen Talenta (MT) Pemlilihan Sekda Definitif Kota Cilegon, Syafrudin.(Foto: Babe Banten)

CILEGON - Ketua Komite Manajemen Talenta (MT) Pemlilihan Sekda Definitif Kota Cilegon, Syafrudin, mengungkapkan bahwa rekam jejak atau historis calon Sekda tidak menjadi instrumen khusus dalam penilaian.

Pernyataan itu disampaikannya merespons isu yang berkembang di masyarakat terkait adanya dugaan rekam jejak calon Sekda Kota Cilegon yang dianggap bersamalah dan melakukan pelanggaran ASN.

Menurut Syafrudin, penilaian manajemen talenta menggunakan indikator yang telah ditetapkan. Data yang dimasukkan peserta juga harus dilengkapi bukti atau evidence.

"Semua saat ini based on evidence. Enggak bisa cuap-cuap doang," ungkapnya kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Ia mencontohkan klaim mengenai kinerja yang harus dibuktikan melalui dokumen seperti Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

"Misalnya, 'Oh, saya dapat kinerja saya tinggi.' Mana SKP-mu?," jelasnya.

Syafrudin mengatakan instrumen manajemen talenta berfokus pada kinerja dan potensi peserta. Sementara historis atau rekam jejak tidak memiliki kategori khusus dalam instrumen tersebut.

"Memang kan tidak ada aspek khususnya. Tidak ada di kita misalnya historis itu enggak ada, sejarah itu enggak ada," tegasnya.

Dalam proses seleksi ini, hasil Sistem Informasi Manajemen Talenta (Si-MATA) memiliki bobot 70 persen. Nilai tersebut akan digabung dengan hasil pendalaman kompetensi teknis sebesar 30 persen.

Pendalaman kompetensi teknis mencakup enam aspek, yakni manajemen ASN, perencanaan pembangunan daerah, pengelolaan keuangan daerah, manajemen Barang Milik Daerah (BMD), penyusunan produk hukum, dan kebijakan otonomi daerah. Masing-masing aspek memiliki tiga indikator yang didalami kepada para calon.

Syafrudin menambahkan, tim penilai telah memberikan nilai masing-masing kandidat. 

Hasil tersebut selanjutnya akan digabungkan dengan manajemen talenta untuk menentukan tiga besar dari lima calon Sekda.(Arie)