Rabu, 12 Agustus 2026

Warga Taman Cilegon Indah Keluhkan Pencemaran Debu yang Diduga Dari Stockpile Batu Bara

Sebuah stocklile batu bara yang diduga mencemari lingkungan warga perumahan Taman Cilegon Cilegon.(Foto: Istimewa)

CILEGON - Warga perumahan Taman Cilegon Indah , Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, mengeluhkan pencemaran debu warna hitam.

Pencemaran udara itu diduga bersumber dari aktivitas stockpile batu bara yang lokasinya berada di depan pintu gerbang perumahan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, ada 15 kepala keluarga di daerah itu terdampak pencemaran debu.

"Warga rata - rata mengalami mual, pusing hingga senak napas. Bahkan debu hitam dari batu bara itu mengotori jendela dan lantai rumah," kata salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (12/8/2026).

Menurut warga, kasus dugaan pencemaran debu dan asap batu bara di wilayah Taman Cilegon Indah, sudah berulang kali terjadi.

"Kami sudah melaporkan pencemaran udara ini ke DLH Banten, DLH Kabupaten Serang dan DLH Kota Cilegon, untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

image

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, membenarkan adanya keluhan dan laporam warga terkait pencemaran udara yang diduga bersumber dari aktivitas stockpile batu bara.

"Laporan lisan sudah kami terima, termasuk dari Pak Sekda yang tinggal di TCI (Taman Cilegon Indah). Kita sudah turun di hari Minggu kemarin. Setelah kita cek, perkiraan sementara kami itu dari stokpile yang ada di depan pintu gerbang TCI itu," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Sabri menyebutkan bahwa lokasi stockpile batu bara itu masuk wilayah Kabupaten Serang.

"Kita akan teruskan ke ESDM. Kami berharap ini laporan juga kita arahkan langsung ke sana dan kita diberikan tembusan, karena kita juga memantau kondisinya," pungkasnya.(Arie)