Minggu, 8 November 2026

Robinsar Sebut Honor RT/RW di Kota Cilegon Bakal Naik Rp100 Ribu di Tahun 2027

Wali Kota Cilegon Robinsar bersama sejumlah RT RW.(Foto: Istimewa)

CILEGON - Wali Kota Cilegon Robinsar memastikan honor Ketua RT dan RW di Kota Cilegon bakal naik pada tahun 2027 mendatang sebesar Rp100 ribu. Kenaikan honor RT/RW tersebut merupakan salah satu janji politiknya.

Dikutip dari akun media sosial pribadinya, Wali Kota Robinsar bersama sejumlah Ketua RT dan RW meluruskan isu soal kenaikan gaji RT RW yang menjadi polemik di masyarakat. 

Baca juga: Pernyataan Walikota Robinsar Soal Honor RT/RW Menuai Kritik Tajam, Eks Waka Tim Pemenangan Membela

"Saya akan meluruskan karena kemarin juga ramai pemberitaan yang mungkin kurang utuh. Tidak ada bahasa saya untuk tidak memperhatikan apa yang sudah menjadi janji politik. Soal kenaikan honor RT/RW Itu juga sudah kita tuangkan dalam RPJMD dan sudah disahkan oleh unsur DPRD Kota Cilegon," katanya, Minggu (8/11/2026).

Robinsar menjelaskan, belum terealisasinya kenaikan honor RT/RW pada tahun 2026 ini dikarenakan adanya pemangkasan atau pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Walikota Cilegon Robinsar Persilahkan RT/RW Mengundurkan Diri Jika Keberatan Honor tidak Naik

"Tahun ini memang belum ada kenaikan. Nah, kemarin kita sudah rapat dengan Bappeda, sudah kita anggarkan dan kita naikan honor RT/RW sebesar Rp100 ribu untuk tahun 2027," ujarnya.

Ia meminta kepada RT RW di Kota Cilegon agar dapat menerima dulu, lantaran kondisi fiskal Pemkot Cilegon sedang masa pemulihan. 

"Sebagai bentuk komitmen kami, tetap akan kami tunaikan meski kondisi terbatas. Saya mohon pengertian juga kepada seluruh RT RW di Kota Cilegon, karena kondisi fiskal terbatas," ungkapnya.

Robinsar bilang, pihaknya bukan mengesampingkan janji politiknya. Akan tetapi ia melihat yang lebih prioritas seperti kesehatan masyarakat, pendidikan dan infrastruktur. 

Ia meminta, kepada seluruh RT RW untuk tetap fokus mengurus masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat diminta untuk dipenuhi. 

"Saya berbicara mundur itu bukan untuk pak RT RW yang aktif di masyarakat. Jadi saya tekankan, yang saya suruh mundur itu untuk RT RW yang tidak bekerja untuk masyarakat,"pungkasnya.(Arie)