Sabtu, 13 Juni 2026

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Krakatau Posco Bersama Perhutani Tanam Pohon di Gunung Pinang

CILEGON, BabeBanten - Krakatau Posco berkolaborasi dengan Perhutani terus berupaya berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon yang diselenggarakan di kawasan Gunung Pinang, Serang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus rangkaian POSCO Global Volunteer Week 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Technology & Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin, Wakil Administratur Perhutani KPH Banten, Encang Suryana, Kapolsek Kramatwatu Kompol Bai Ma’mun, perwakilan Koramil 0602-06/Kramatwatu, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten serta puluhan volunteer karyawan Krakatau Posco.

Program ini bertujuan mendukung pengkayaan tanaman sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati (biodiversitas) di kawasan yang memiliki peran ekologis penting bagi wilayah sekitarnya.

image

Diketahui, Gunung Pinang dikenal sebagai kawasan strategis yang berfungsi sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, serta habitat berbagai jenis flora dan fauna. Oleh karena itu, upaya pengayaan vegetasi menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Sebanyak 400 pohon ditanam di petak 16 RPH Cilegon BKPH Serang dengan luas area 1 hektare.

Jenis tanaman yang ditanam mencakup tanaman endemik Banten, yaitu kokoleceran (Vatica bantamensis), yang termasuk dalam kategori tumbuhan dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2018. Penanaman kokoleceran memiliki nilai strategis dalam menjaga keaslian vegetasi lokal sekaligus mendukung konservasi spesies langka yang semakin terancam.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya konservasi tanaman endemik yang memiliki nilai penting bagi ekosistem. Kami berharap langkah sederhana ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata Alhadis Syamsuddin dalam sambutannya.

Selain tanaman endemik, Krakatau Posco juga menanam berbagai jenis tanaman pelindung dan penunjang ekosistem hutan, seperti trembesi, pinang, mahoni, meranti, dan ketapang, serta tanaman MPTS (Multi-Purpose Tree Species) seperti durian, alpukat, nangka, dan matoa. Tanaman MPTS ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui potensi hasil buah dan peningkatan kesejahteraan.

Dalam kesempatan yang sama, Perhutani juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini. “Perhutani mengucapkan terima kasih kepada Krakatau Posco dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengkayaan tanaman, khususnya di Gunung Pinang. Kawasan ini memiliki posisi yang sangat strategis sebagai hutan lindung di Provinsi Banten, sehingga penting untuk terus dijaga kelestariannya secara bersama-sama,” ungkap Encang Suryana.

Sebagai bagian dari rangkaian Global Volunteer Week 2026, kegiatan penanaman pohon ini mencerminkan upaya bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi antara dunia industri, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat menjaga kelestarian kawasan Gunung Pinang serta memberikan manfaat ekologis bagi generasi saat ini maupun yang akan datang. (ADV)