Rabu, 4 Februari 2026

Sokhidin Singgung Pemkot Cilegon yang Lebih Memilih Mempercantik Wajah Kota Ketimbang Rutilahu

Petinggi DPC Partai Gerindra Kota Cilegon mendatangi rumah warga di Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, yang akan direnovasi. (Foto: Babe Banten)

CILEGON, BabeBanten - Renovasi rumah milik Syafiah, warga Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber oleh DPC Gerindra Kota Cilegon sebagai bukti nyata bahwa partai pimpinan Prabowo Subianto, peduli kepada masyarakat.

"Gerindra menjawab keluhan masyarakat tentang rumah tidak layak huni (rutilahu) yang ngantri sampai setahun lebih, bahkan sampai sudah roboh. Terlalu banyak prosedurnya untuk rutilahu di Cilegon ini," kata Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Cilegon, Sokhidin, Rabu (28/1/2026).

Sokhidin mengungkapkan bahwa renovasi rumah tidak layak huni di Kota Cilegon tidak hanya menggunakan APBD, tetapi dibiayai juga oleh Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

"Antrian untuk rutilahu sekarang sudah ada 2.508 rumah yang didaftarkan. Rancananya tahun ini ada sekitar 500 rumah yang akan dikerjakan, 137 dari APBD, terus kemudian sisanya dari CSR," jelasnya.

Sokhidin juga menyinggung Pemkot Cilegon yang belakangan ini fokus mempercantik wajah kota, dan kurang memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

"Saya tidak anti mempercantik wajah kota, saya juga tidak anti dengan menghadirkan budaya - budaya dari luar negeri, itu juga dampaknya baik. Tapi kebutuhan dasar masyarakat itu harus diperhatikan. Karena mereka (Pemkot) menggunakan dana CSR, CSR juga milik rakyat, milik masyarakat," kata Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon ini. (Arie/red)