Kamis, 27 Agustus 2026

Ingin Konsultasi Masalah Tulang, dr. Maulana Hasymi Hutabarat, Sp.OT Hadir di Eka Hospital Cilegon

Spesialis Ortopedi Eka Hospital Cilegon, dr. Maulana Hasymi Hutabarat, Sp.OT.(Foto: Babe Banten)

CILEGON - Tulang dan sendi merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Berjalan, bekerja, berolahraga, hingga melakukan berbagai kegiatan sederhana membutuhkan kondisi tulang dan sendi yang sehat. Namun, masih banyak orang yang menganggap masalah tulang dan sendi hanya akan dialami ketika memasuki usia lanjut.

Padahal, keluhan seperti nyeri punggung, nyeri lutut, pegal pada leher, hingga nyeri pada sendi dapat dialami sejak usia produktif. Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, aktivitas fisik yang berlebihan, postur tubuh yang kurang baik, maupun cedera saat berolahraga dapat menjadi beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan tulang dan sendi.

Salah satu keluhan yang cukup sering dialami adalah nyeri punggung atau pinggang. Keluhan ini terkadang dianggap sebagai hal biasa, terutama setelah bekerja atau melakukan aktivitas dalam waktu lama. Namun, jika nyeri berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Begitu pula dengan nyeri lutut. Tidak semua nyeri lutut berarti seseorang mengalami masalah serius, tetapi keluhan yang berulang atau disertai keterbatasan dalam bergerak perlu mendapatkan perhatian. Menunda pemeriksaan terlalu lama dapat membuat seseorang semakin terbatas dalam melakukan aktivitas.

Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi sejak usia produktif?

Menurut Spesialis Ortopedi Eka Hospital Cilegon, dr. Maulana Hasymi Hutabarat, Sp.OT, langkah pertama adalah tetap aktif bergerak. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu menjaga fungsi tubuh dan mendukung kesehatan tulang serta sendi. 

Selain itu, penting untuk memperhatikan postur tubuh saat bekerja, duduk, maupun melakukan aktivitas sehari-hari. Hindari berada dalam satu posisi terlalu lama dan berikan kesempatan bagi tubuh untuk bergerak secara berkala.

"Aktivitas olahraga juga perlu dilakukan dengan tepat. Olahraga memberikan banyak manfaat bagi tubuh, tetapi aktivitas yang dilakukan tanpa persiapan atau melebihi kemampuan tubuh dapat meningkatkan risiko cedera. Pemanasan, penggunaan teknik yang benar, serta menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kemampuan tubuh merupakan hal yang perlu diperhatikan," jelasnya, Rabu (26/8/2026).

Selain aktivitas fisik, lanjut dr. Maulana Hasymi Hutabarat, Sp.OT, menjaga pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tulang. Asupan nutrisi yang baik, istirahat yang cukup, dan kebiasaan hidup yang sehat dapat membantu mempertahankan kondisi tubuh secara keseluruhan.

"Masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan. Nyeri yang menetap atau berulang, keterbatasan gerak, pembengkakan pada area tertentu, maupun keluhan setelah mengalami cedera merupakan kondisi yang sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai,"ujarnya.

Dikatakannya, menjaga kesehatan tulang dan sendi bukan hanya dilakukan ketika sudah memasuki usia lanjut. Justru, kebiasaan menjaga kesehatan tulang perlu dimulai sejak usia muda agar tubuh tetap dapat bergerak dan beraktivitas dengan baik di kemudian hari.

dr. Maulana Hasymi Hutabarat, Sp.OT kini hadir di Eka Hospital Cilegon untuk memberikan konsultasi dan penanganan terkait berbagai permasalahan tulang, sendi, serta cedera muskuloskeletal.(red)