CILEGON, BabeBanten - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon meminta kepada perusahaan untuk ikut berpartisipasi membiayai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Permintaan itu tertuang dalam surat resmi dan proposal yang ditandatangani Kepala Disnaker Kota Cilegon, Sri Widayati, tertanggal 9 April 2026 yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan atau industri se-Kota Cilegon.
Dalam surat tersebut, Disnaker Kota Cilegon mengajak dunia usaha terlibat langsung dalam pembiayaan kegiatan May Day 2026.
“Kami mengajak Bapak/Ibu pimpinan perusahaan untuk dapat berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan,” demikian isi surat seperti dikutip Babe Banten, Kamis (30/4/2026).
Bentuk dukungan yang diminta tidak hanya sekadar simbolis. Disnaker Kota Cilegon secara rinci menyebut kebutuhan konsumsi hingga hadiah bagi peserta.
“Dukungan konsumsi (makan dan minum), doorprize untuk peserta kegiatan, serta dukungan lainnya yang tidak mengikat,” tulisnya.
Disnaker juga menekankan partisipasi perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap buruh sekaligus memperkuat hubungan industrial di Kota Cilegon.
Kegiatan May Day sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 besok di Pusdiklat Krakatau Steel, Kota Cilegon dengan rangkaian acara seperti bakti sosial hingga seminar ketenagakerjaan.
Namun, proposal tersebut tidak mencantumkan sumber pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Padahal, kegiatan ini digagas oleh instansi pemerintah.
Ketiadaan penjelasan itu memunculkan tanda tanya, terlebih permintaan bantuan dialamatkan langsung ke perusahaan.
Meski dalam surat disebut bantuan bersifat 'tidak mengikat', tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme yang menjamin partisipasi tersebut benar-benar sukarela.
Disnaker hanya menyebut kegiatan akan dijalankan secara terbuka. “Akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel serta dilaporkan kepada para pihak,” demikian tertulis dalam dokumen.
Terkait hal ini, wartawan sudah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan WhatApp dan panggilan telepon kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Sri Widayati. Namun, yang bersangkutan tidak merespon.(Arie)