CILEGON, BabeBanten - Pemudik pejalan kaki mengeluhkan minimnya penerangan di jembatan penyeberangan penumpang yang menghubungkan Dermaga Eksekutif dengan Dermaga Reguler di Pelabuhan Merak. Kondisi jalur yang gelap dinilai membahayakan dan mengganggu kenyamanan pemudik yang hendak menyeberang menuju Sumatera.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada malam hari menunjukkan beberapa titik lampu di jalur penyeberangan tersebut tidak berfungsi. Sejumlah petugas terlihat tengah melakukan perbaikan pada instalasi lampu penerangan di area tersebut.
Salah seorang pemudik pejalan kaki, Kiki, yang hendak pulang kampung ke Lampung, menyayangkan kondisi fasilitas penyeberangan yang dinilai belum siap menghadapi lonjakan arus mudik.
“Harusnya sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari sebelum arus mudik seperti sekarang. Kalau jalannya gelap begini cukup mengganggu, apalagi banyak pemudik yang membawa barang,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (16/3/2026).
Menurut Kiki, jalur penyeberangan tersebut menjadi akses penting bagi penumpang yang berjalan kaki untuk berpindah dari area dermaga eksekutif menuju dermaga reguler.
Sementara itu, Humas ASDP Cabang Utama Merak, Dheo, membenarkan adanya perbaikan penerangan di jalur tersebut. Ia mengatakan petugas sedang melakukan peningkatan fasilitas lampu agar akses penumpang lebih aman dan nyaman.
“Petugas saat ini sedang melakukan peningkatan penerangan di jalur penyeberangan penumpang. Kami terus berupaya memastikan fasilitas di pelabuhan tetap optimal selama periode arus mudik,” katanya.
Sebagai informasi, pada masa arus mudik angkutan Lebaran tahun ini, operasional di Pelabuhan Merak difokuskan untuk melayani kendaraan roda empat, bus, serta penumpang yang menyeberang menuju Pulau Sumatera.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, kesiapan fasilitas penunjang di pelabuhan menjadi sorotan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan pemudik.(Arie)