CILEGON - Pemerintah Kota (Pemkot) bakal mengerjasamakan Gedung Plaza Mandiri dengan investor. Adanya wacana tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra.
Aziz menjelaskan bahwa sudah ada pihak investor yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan bangunan tersebut menjadi hotel dan ballroom.
Rencana tersebut, kata Aziz, masih dalam tahap penjajakan. Pemkot Cilegon terlebih dahulu akan melihat peluang pengembangan serta skema kerja sama yang memungkinkan agar aset daerah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon, Yoni Rusandi, mengatakan bahwa melalui APBD perubahan 2026, pemerintah mengalokasikan kajian studi kelayakan terhadap eks Gedung Matahari Lama tersebut.
Menurutnya, kajian itu diperlukan untuk mengetahui kondisi eksisting bangunan, potensi pemanfaatan, hingga rekomendasi pengelolaan aset ke depan.
"Jadi, kajian ini untuk melihat kelayakannya terlebih dahulu. Kondisi eksistingnya seperti apa, kemudian apa yang perlu dilakukan perbaikan, serta seperti apa rekomendasi pemanfaatannya bagi Pemerintah Kota Cilegon," ujarnya.
Yoni menambahkan, hasil studi kelayakan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan aset tersebut, termasuk kemungkinan pola kerja sama dengan pihak ketiga.
Dengan adanya kajian tersebut, Pemkot Cilegon diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai potensi ekonomi, kebutuhan pembenahan bangunan, serta manfaat yang dapat diperoleh daerah dari pemanfaatan eks Gedung Matahari Lama.
Rencana pengembangan menjadi hotel dan ballroom pun menjadi salah satu opsi yang tengah dilirik, seiring adanya ketertarikan dari calon investor.(Arie)