Selasa, 6 Oktober 2026

Sekda Kota Cilegon Aziz Minta ASN Fokus Bekerja, Jangan Pikirkan Rotasi dan Mutasi

CILEGON - Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra meminta kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk tetap fokus bekerja dan meningkatkan kedisiplinan. 

Ia juga mengingatkan para pegawai agar tidak terpengaruh isu rotasi dan mutasi yang berkembang sehingga mengganggu semangat dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan terus meningkatkan kedisiplinan dan tidak terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang, termasuk terkait rotasi dan mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Jangan sampai isu tersebut memengaruhi kinerja. Sebagai pegawai, kewajiban kita adalah menjalankan amanah dan tugas yang diberikan,” imbuhnya saat memimpin apel pagi nersama di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Senin (5/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Aziz juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Cilegon melalui BKPSDM saat ini tengah melakukan uji coba penerapan e-presensi atau absensi digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"BKPSDM saat ini sedang menerapkan e-presensi untuk absensi pegawai sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan. Tahap sekarang mungkin tahap uji coba dan mudah-mudahan ke depan e-presensi ini bisa diterapkan,” ujarnya.

Menurut Aziz, penerapan e-presensi dapat memangkas waktu yang selama ini diperlukan dalam proses rekapitulasi absensi ASN. Selain itu, sistem tersebut juga akan menjadi dasar dalam menghitung besaran TPP yang diterima pegawai berdasarkan tingkat kehadiran. 

“Tentunya ini untuk mengefisiensikan dalam hal penyelenggaraan pada saat rekon absen dan lain sebagainya. Karena dengan e-presensi tentunya akan mengikis waktu,”jelasnya.

Aziz juga menambahkan jika penerapan E-Presensi dapat berdampak pada percepatan pembayaran TPP ASN. Dengan proses rekapitulasi kehadiran yang lebih cepat, penghitungan TPP diharapkan dapat segera dilakukan setelah pembayaran gaji.

"Mudah-mudahan yang biasanya mungkin penerimaan TPP telat, dengan E-Presensi ke depan penerimaan TPP bisa lebih cepat. Dimana setelah gajian tanggal 1, selanjutnya langsung ditindaklanjuti dengan TPP,” ungkapnya.

Selain penerapan E-Presensi dan kedisiplinan pegawai, ,emasuki triwulan terakhir tahun anggaran 2026, Aziz menghimbau kepada seluruh organisasi perangkat daerah, camat dan lurah untuk mengawal pelaksanaan APBD Perubahan yang telah ditetapkan. 

“Waktu kita yang efektif tinggal hanya dua bulan setengah, sehingga kepada rekan-rekan, baik OPD penghasil pendapatan maupun para camat, lurah agar selalu mengawal pelaksanaan APBD yang sudah berada dalam DPA para rekan-rekan semua,” tuturnya.

Pengawalan tersebut, lanjut Aziz, diperlukan agar target APBD hingga akhir tahun dapat direalisasikan secara optimal, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.

"Targetnya sampai akhir tahun mudah-mudahan semuanya bisa terealisasi, baik itu dari sektor pendapatan maupun belanja,”pungkasnya.(Arie)