Selasa, 7 April 2026

DLH Kota Cilegon Gencarkan Edukasi Pilah Sampah

Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin.(Foto: Babe Banten)

CILEGON, BabeBanten - Lonjakan produksi sampah selama Lebaran 2026 dimanfaatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon sebagai momentum untuk menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah.

Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin, menyebut peningkatan volume sampah saat Lebaran mencapai sekitar 10 hinga 20 persen dibandingkan hari normal.

Ia menjelaskan, sampah yang masuk ke TPA Bagendung biasanya berkisar 310 ton per hari. Namun selama lebaran, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 340 hinga 360 ton per hari."Sebagian besar kenaikan berasal dari sampah organik, seperti sisa makanan lebaran," kata Sabri, Senin (6/4/2026).

Dikatakan Sabri, meningkatnya sampah organik dipengaruhi pola konsumsi masyarakat selama Lebaran. Di sisi lain, DLH Kota Cilegon juga menemukan masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

"Pasca Lebaran muncul titik-titik pembuangan sampah liar di sejumlah lokasi. Seperti di JLS dan ruas jalan industri sekitar pusat kota," ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, petugas kebersihan dikerahkan secara maksimal, bahkan hingga malam dan dini hari. Ini guna memastikan sampah yang menumpuk dapat segera ditangani. "Kami tetap bergerak sampai dini hari untuk menjaga kebersihan kota selama Lebaran," ujar Sabri.

Meski berbagai upaya telah dilakuan, termasuk memasang spanduk larangan, DLH Kota Cilegon menilai pendekatan tersebut belum cukup efektif. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting yang terus digencarkan.

Terkait hal ini, Sabri mengimbau masyarakat untuk memulai memilah sampah dari rumah, terutama memisahkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis agar dapat dimanfaatkan kembali dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Selain itu, DLH Kota Cilegon juga tengah melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah menyusul adanya tenggat waktu dari Kementerian Lingkungan Hidup atau KLH hingga Juni 2026. 

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengurangi sampah yang dibuang ke TPA dan lebih peduli terhadap lingkungan," imbuhnya. (Arie)